Breaking News
Home / GURU MENULIS / BISKUIT RASA MERDU

BISKUIT RASA MERDU

BISKUIT RASA MERDU

Batu, 22 September 2015

Audio biskuit minibit

Audio biskuit minibit

Pembelajaran bahasa di sekolah secara garis besar di bagi menjadi 4 kompetensi, yaitu :  Membaca, Menulis, mendengarkan dan berbicara. Kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan membaca, menulis dan berbicara bisa dilakukan tanpa menggunakan peralatan multimedia, walaupun demikian untuk lebih memudahkan dan efektifitasnya diperlukan peralatan multimedia. Terutama yang berkaitan dengan kompetensi mendengarkan sangat memerlukan peralatan audio sistem. Untuk mendukung pelakasanaan pembelajaran tersebut bisa dilakukan di laboratorium bahasa, namun tidak banyak atau bahkan sedikit sekali sekolah yang sudah mempunyai laboratorium bahasa, karena memang dibutuhkan biaya yang mahal untuk membangun laboratorium bahasa dan demikian juga pemeliharaannya.

Menyiasati mahalnya ongkos pembuatan dan pemeliharaan laboratorium bahasa serta efektifitas serta pembelajaran bahasa maka pelakasanaan pembelajaran bahasa tinggal membutuhkan peralatan audio yang biasanya sudah terpasang di kelas atau dengan menggunakan peralatan yang bisa di pindah ke kelas jika dibutuhkan. Peralatan audio di kelaspun belum tentu bisa digunakan secara langsung sehingga pilihannya adalah peralatan audio yang bisa dipindah ke kelas jika diperlukan.

Beberapa jenis yang bisa dipakai untuk keperluan ini adalah jenis speaker aktif ataupun speaker multimedia. Permasalahan yang muncul berikutnya adalah beberapa peralatan belum tentu juga tersedia dan kalaupun ada kondisinya mungkin belum tentu siap pakai dan peralatan tersebut karena bentuknya yang masih relatif besar dan berat sehingga memerlukan tenaga dan waktu lebih untuk memindahkannya. Ada memang speaker aktif yang bentuknya lebih kecil seperti speaker multimedia yang biasanya dipakai untuk komputer atau laptop,yang bentuk dan modelnya juga beragam. Speaker mutimedia yang terdiri dari 3 speaker (1 subwofer dan 2 speaker satelit) cukup repot untuk membawa dan settingnya demikian juga dengan harganya relatif mahal untuk kualitas yang bagus, ada juga yang lebih praktis dalam satu set speaker hanya terdiri dari 2 speaker dan yang paling praktis adalah speaker aktif yang menggunakan baterai, bentuknya kecil dan ringan tetapi daya jangkauannya tidak luas.

Permasalahan lainnya adalah jika jumlahnya karena persediaan disekolah tidak ada atau kurang sementara itu pembelajaran harus tetap berlangsung maka guru berusaha mengadakannya sendiri. Pilihan yang ada belum tentu seperti yang diinginkan yaitu peralatan yang mudah pengoperasiannya mudah dan praktis serta jangkauannya cukup untuk ruang kelas yang berukuran 7 x 9 meter (kelas SMA, SMK).

Berawal dari keadaan tersebut maka ada ide untuk membuat peralatan audio yang modulnya mudah didapatkan di toko elektronika. Hasilnya memang belum tentu sebagus dari yang buatan pabrik tetapi paling tidak bisa membantu untuk pembelajaran bahasa. Daya audio atau jangkauannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Pada pembuatan kali ini saya tentukan besaran dayanya kurang lebih adalah 10 watt yang diperkirakan sudah bisa menjangkau seluruh ruang kelas. Bahan untuk pembuatan speaker aktif ini antara lain adalah :

  1. Modul power amplifier TDA 2003 dua buah
    Modul TDA 2003

    Modul TDA 2003

  2. Potensiometer 50 KΩ stereo
  3. Speaker ukuran 4 Inch 10 watt maksimum 2 buah (bentuk persegi panjang biasanya untuk televisi)
  4. Socket input jenis RCA
  5. Socket input listrik dc
  6. Saklar on/off dpdt
  7. Adaptor/ power suply jenis ac matik 12 volt/2 A
    Adaptor AC Matic 12V 2A

    Adaptor AC Matic 12V 2A

  8. Kabel koaksial
  9. Kabel listrik
  10. Berapa komponen pembantu seperti mur baut, spaser maupun lem
  11. Kotak nya saya cari kotak bekas biskuit (memanfaatkan barang bekas)

Biaya secara keseluruhan tidak sampai menghabiskan uang 150 ribu rupiah, karena perakitannya dikerjakan sendiri.

Hasil akhirnya adalah sebagai berikut:

Tampak dalam audio biskuit

Tampak dalam audio biskuit

Speaker aktif tersebut langsung bisa dicoba dan memang cukup keras dan sepertinya sudah cukup untk satu ruang kelas. Speaker ini masih bisa dikembangkan supaya lebih praktis misalnya daya listriknya menggunakan baterai dan ditambah dengan modul pemutar MP3, serta bisa ditambahkan pula modul kontrol nada supaya efek bas trebelnya lebih terasa. Untuk kotaknya bisa digunakan kotak baru misalnya kotak peralatan multiguna atau kotak bekas yang lainya, untuk menambah keunikan.

Selamat berkreasi dan semoga bermanfaat.

(KA)

Print Friendly, PDF & Email

About Admin SMK 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.