Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, sekolah menggelar kegiatan intensif berupa Workshop Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 8 s.d. 10 Juli 2026, bertempat di SMKN 3 Batu.
Mengusung semangat “Murid Libur, Guru Tetap Belajar”, workshop ini menjadi bukti nyata komitmen para pendidik untuk tidak berhenti mengasah diri. Fokus utama dari agenda ini adalah meningkatkan kompetensi guru guna menghadirkan proses pembelajaran yang lebih terencana, kreatif, dan bermakna saat tahun ajaran baru dimulai nanti.
Workshop ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 3 Batu, Bapak Kolikul Huda, S.Pd., bersama segenap jajaran tenaga pendidik sekolah. Untuk memastikan output perangkat mengajar berjalan optimal dan selaras dengan pendekatan deep learning pada Kurikulum Merdeka, SMKN 3 Batu menghadirkan narasumber ahli, Ibu Nanik Sri Rahayu, S.T., M.T., Pengembang Teknologi Pembelajaran dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang.
Fokus pada Pendekatan Deep Learning dan Penguatan Literasi-Numerasi
Pada pembukaan hari pertama (Rabu, 8 Juli), kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Niko Arya Suryanagra, S.Sn., dilanjutkan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Bapak Kolikul Huda, M.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Rinda Novitasari, S.Si., M.Pd.
Memasuki sesi inti, Ibu Nanik Sri Rahayu selaku narasumber memaparkan materi strategis mengenai Pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka. Tidak hanya itu, para peserta yang terdiri dari para guru juga dibekali materi Penguatan serta Pengintegrasian Literasi dan Numerasi dalam pembelajaran, sebelum akhirnya langsung dipandu untuk mereview Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sudah disusun.
Pemantapan Modul Ajar dan Asesmen Kurikulum Merdeka
Memasuki hari kedua dan ketiga (9-10 Juli), para guru fokus pada aspek praktis pembuatan perangkat mengajar. Para peserta mendapatkan bimbingan teknis mengenai Perencanaan dan Asesmen Pembelajaran serta langkah-langkah konkret Penyusunan Modul Ajar.
Selain modul pembelajaran di kelas, workshop ini juga membedah penyusunan Modul dan Asesmen Kokurikuler. Pada akhir sesi, perwakilan MGMPS berkesempatan mempresentasikan hasil Modul Ajar, Media Pembelajaran Interaktif dan Modul Kokurikuler yang telah disusun untuk kemudian dievaluasi dan direfleksikan bersama narasumber.
Kepala SMKN 3 Batu, Bapak Kolikul Huda, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para guru yang tetap bersemangat belajar di tengah masa liburan sekolah. “Dengan persiapan matang dalam menyusun perangkat mengajar, kita siap menyongsong proses belajar mengajar yang lebih bermutu, kreatif, dan berdampak nyata bagi seluruh siswa SMKN 3 Batu,” ungkapnya.



